Selasa, 18 Maret 2014

Contoh Naskah Pidato pada HUT RI

Hai hai ^^ Kali ini saya mau post pidato buatan saya nih.. Selamat membaca! ^^
   
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, salam sejahtera untuk kita semua.
Yang terhormat, Bapak Kepala Desa yang telah memperkenankan saya untuk berpidato pada kesempatan ini. Yang saya hormati, segenap warga yang telah hadir dan meluangkan waktunya dalam acara peringatan “HUT RI ke-69” pada hari ini.
Pertama-tama dan yang utama, marilah kita panjatkan puji syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan kita semua kesehatan, sehingga kita dapat berkumpul dalam acara ini.
Hadirin yang berbahagia, apakah kalian mengetahui apa itu arti pahlawan?  Pahlawan berarti orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau dapat dikatakan pejuang yang gagah berani. Pahlawan adalah seseorang yang berpahala yang perbuatannya berhasil bagi kepentingan orang banyak. Perbuatannya memiliki pengaruh terhadap tingkah laku orang lain, karena dinilai mulia dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat bangsa atau umat manusia. Pahlawan sering dikaitkan dengan keberhasilan dalam prestasi gemilang dalam bidang kemiliteran.
Pada umumnya pahlawan adalah seseorang yang berbakti kepada masyarakat, negara, bangsa dan atau umat manusia tanpa menyerah dalam mencapai cita- citanya yang mulia, sehingga rela berkorban demi tercapainya tujuan, dengan dilandasi oleh sikap tanpa pamrih pribadi. Seorang pahlawan bangsa yang dengan sepenuh hati mencintai negara bangsanya sehingga rela berkorban demi kelestarian   dan kejayaan bangsa negaranya disebut juga     sebagai patriot. Ciri-ciri kepahlawanan adalah kemauan untuk meningkatkan kemampuan diri, kecepatan pembelajaran, memiliki kesabaran, ketekunan, serta kekuatan mental. Kepahlawanan adalah keberanian, dan kepahlawanannya tidak disuplai oleh orang lain. Pahlawan adalah seorang yang tak banyak waktu untuk bermain dan tertawa. Pahlawan adalah orang- orang yang serius untuk bekerja. Kepahlawanan, bukanlah ditujukan untuk orang-orang luar biasa, tetapi orang-orang biasa yang mengerjakan pekerjaan luar biasa.
Pahlawan ada bermacam-macam jenisnya, yaitu ada Pahlawan Perintis Kemerdekaan seperti Moh. Yamin, Pahlawan Kemerdekaan Nasional seperti Ki Hajar Dewantara, Pahlawan Proklamator seperti Ir. Soekarno, Pahlawan Kebangkitan Nasional seperti Dr. Tjipto Mangunkusumo, Pahlawan Revolusi seperti Ahmad Yani, Pahlawan Ampera seperti Ikhwan Ridwan Rais, dan tentunya pahlawan tanpa tanda jasa kita semua, yaitu bapak-ibu guru yang telah menyumbangkan ilmunya kepada kita semua.
Pernahkah kalian membayangkan perjuangan yang para pejuang lakukan dalam perebutan kemerdekaan dahulu? Pasti pernah sepintas terpikirkan oleh anda. Bagaimana mereka berjuang, tanpa kenal pamrih, tanpa kenal lelah, maupun waktu. Ribuan pejuang telah meninggal demi berdirinya Negara Indonesia.
Setiap mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya, mereka akan ditembak mati oleh penjajah. Namun bagaimana bisa kita yang dalam keadaan damai dan tentram tidak pernah bersungguh-sungguh dan menghayati dalam menyanyikan lagu kebangsaan tersebut? Sungguh ironis. Kita memang tidak harus menyanyikan lagu Indonesia Raya tiap hari, namun setidaknya kita harus bersungguh-sungguh dalam menyanyikan lagu Indonesia Raya,lagu kebangsaan Indonesia tersebut, dan selalu menghormati bendera kebangsaan kita sebagai salah satu wujud penghormatan terhadap para pejuang yang telah merebut kemerdekaan.
Jika berbicara mengenai perjuangan di era moderen seperti sekarang ini, tentunya kita tidak harus membunuh para penjajah dan juga merebut kemerdekaan. Masih banyak perjuangan-perjuangan lain yang perlu kita perjuangkan seperti berjuang melawan korupsi, dan juga bagi para pelajar tentunya adalah berjuang dengan cara belajar dengan giat agar dapat menggapai cita-cita yang diimpikan. Kita harus senantiasa semangat kepahlawanan, patriotisme, dan nasionalisme untuk negara tercinta ini. Itulah cara kita menghargai pahlawan-pahlawan kita.
Selanjutnya, dengan memperingati hari ulang tahun kemerdekaan kita ini, saya harap, semoga kita lebih meningkatkan rasa cinta kita pada tanah air dan bangsa, lebih meningkatkan daya juang kita terhadap bangsa dan negara, lebih mempersatukan jiwa dan segenap raga kita untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa ini, demi negeri yang kita cintai ini.
Masih banyak perjuangan kita,
Ingatlah semangat ketika merdeka,
Satukan hati dan kerahkan usaha,
Agar tercapai jua impian merdeka,
Merdeka negriku!
Merdeka Indonesia!
Akhir kata, saya mohon maaf jika ada banyak kesalahan dan kata-kata yang kurang berkenan di hati hadirin, baik disengaja, maupun yang tidak disengaja.
            Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar